Tujuan Cementing Dalam Pemboran

Tujuan Cementing Dalam Pemboran - Halo, kembali bersama kami gensetmitsubishi.xyz - website yang menyediakan kumpulan informasi genset terbaik dan terlengkap., Pada kesempatan hari ini kami akan membahas seputar Tujuan Cementing Dalam Pemboran, kami telah mempersiapkan berita ini dengan benar guna anda baca dan serap informasi didalamnya. semoga seluruh isi postingan berita Drilling RIG, berita pemboran, yang kami posting ini bisa anda mengerti, selamat membaca.

Judul Berita : Tujuan Cementing Dalam Pemboran
good link : Tujuan Cementing Dalam Pemboran

Baca juga


Tujuan Cementing Dalam Pemboran

 
 Hai teman - teman semuanya,  melanjutkan  Cerita dhevils mekanik tentang dunia Oil And Gas Industry. dan kali ini  tentang Drilling / Pengeboran, setelah mengetahui tentang klasifikasi semen  maka kita akan membahas tujuan penyemenan didalam dunia pemboran.

Baca Juga :

Klasifikasi  Semen di Dunia Pemboran

Fungsi Roatary Pada Drilling Rig

BRU Ejector Solusi untuk Sumur Low Pressure 

Coiled Tubing di Dunia Pemboran

Menurut tujuannya, cementing dapat dibagi menjadi dua, yaitu:
    
    1. Primary Cementing

Primary cementingi adalah proses penyemenan yang pertama kali dilakukan setelah casingditurunkan ke dalam sumur bor. Proses penyemenan jenis ini fungsi dan tujuannya bergantung pada casing yang akan disemen.  

Penyemenan conductor casing bertujuan untuk mencegah kontaminasi dari fluida pemboran (lumpur pengeboran/mud) dengan formasi.


Penyemenan surface casing bertujuan untuk melindungi air tanah agar tidak tercemar olehdrilling liquid (mud), memperkuat surface casing sebagai tempat dipasangnya blow out preventer(BOP), menahan beban casing yang ada di bawahnya, dan untuk mencegah rembesan drilling liquid atau fluida formasi yang melalui surface casing.

Penyemenan intermediate casing ditujukan untuk menutup tekanan formasi yang abnormal dan untuk mengisolasi daerah lost circulation.

Penyemenan production casing mempunyai tujuan untuk mencegah terjadinya aliran antar formasi atau aliran fluida formasi yang tidak diinginkan yang akan memasuki sumur. Selain itu untuk mengisolasi zona produktif yang akan diproduksi (perforated completion). Mencegah terjadinya korosi akibat zat korosif juga termasuk tujuan penyemenan di zona ini.

  

    2. Secondary / Remedial Cementing 
Secondary atau remedial cementing merupakan penyemenan ulang setelah primary cementing yang bertujuan untuk menyempurnakan atau memperbaiki proses penyemenan sebelumnya. Setelah setiap segmen dari proses penyemenan selesai, maka akan dilakukanCement Bond Logging (CBL) atau pengambilan data kekuatan ikatan semen dan Variable Density Logging (VBL) atau data densitas dari semen tersebut. 

Apabila data yang disajikan oleh kedua metode tersebut menunjukkan hasil yang kurang baik, maka perlu dilakukan perbaikan atau penyemenan ulang. Operasi penyemenan ulang (secondary cementing) antara lain squeeze cementing dan re-cementingSqueeze cementingdilakukan selama proses pengeboran berlangsung, waktu kompresi maupun workoverSqueeze cementing ini memiliki tujuan yaitu:


       - Mengurangi water oil ratio, water gas ratio, atau gas oil ratio

       - Menutup formasi yang sudah tidak lagi produktif
       - Menutup zona yang lost circulation
       - Memperbaiki kebocoran yang terjadi di casing

Sedangkan re-cementing dilakukan untuk menyempurnakan primary cementing yang gagal dan untuk memperluas perlindungan casing di atas top semen.


Semoga dapat membantu, ditunggu komentar dan diskusi ya yaa..
Lanjut ke berikutnya....


Demikianlah Berita dari kami Tujuan Cementing Dalam Pemboran

Sekianlah artikel Tujuan Cementing Dalam Pemboran hari ini, semoga dapat memberi pengetahuan untuk anda semua. ok, sampai jumpa di artikel berikutnya. Terima Kasih

Anda saat ini sekarang membaca berita Tujuan Cementing Dalam Pemboran dengan alamat link https://www.gensetmitsubishi.xyz/2019/08/tujuan-cementing-dalam-pemboran.html

0 komentar:

Posting Komentar