Pemasangan Pipa Bawah Laut Offshore

Pemasangan Pipa Bawah Laut Offshore - Halo, kembali bersama kami gensetmitsubishi.xyz - website yang menyediakan kumpulan informasi genset terbaik dan terlengkap., Pada kesempatan hari ini kami akan membahas seputar Pemasangan Pipa Bawah Laut Offshore, kami telah mempersiapkan berita ini dengan benar guna anda baca dan serap informasi didalamnya. semoga seluruh isi postingan berita macam - macam lay pipa offshore, berita metode pemasangan pipa offshore, berita pipa subsea, yang kami posting ini bisa anda mengerti, selamat membaca.

Judul Berita : Pemasangan Pipa Bawah Laut Offshore
good link : Pemasangan Pipa Bawah Laut Offshore

Baca juga


Pemasangan Pipa Bawah Laut Offshore

 Pernahkah kalian semua berfikir bagaimana cara pemasangan pipa bawah laut? pipa yang mennghubungkan anatara satu platform ke platform lain atau dari platform ke daratan terdekat untuk proses produksi berikutnya?

 Pada pembahasan mengenai instalasi pipa bawah laut ini saya tidak membahasnya terlalu detail tetapi hanya metode – metode umum bagaimana instalasi pipa bawah laut yang umum dilakukan. Pemasangan pipa bawah laut tentu baru bisa dilakukan apabila pipa sudah melalui tahap fabrikasi di pabrik yaitu coating, pemotongan pipa setiap beberapa meter tergantung dari desain, dan lain – lain. Pipa diangkut kedalam kapal tentu tidak dalam keadaan yang sangat panjang melainkan hanya beberapa belas meter saja. Hal ini dikarenakan jika terlalu panjang, pipa dapat mengalami buckling dan failure. Pada kasus instalasi pipa dalam proyek Ormen Lange di Norwegia, pipa dipotong sepanjang 12 meter untuk kemudian diangkut kedalam kapal. Ada beberapa macam metode untuk pemasangan pipa bawah laut yaitu : S-lay, J-lay, reel barge, dan tow in. Jenis pemasangan ini dipilih berdasarkan keadaan lingkungan di tempat pemasangan pipa

Baca juga :

 Kehidupan Di Offshore Platform

Peralatan Keselamatan di Offshore Platform

Pembuatan Pompa Multi Phurpose Pump Ala Dhevils Mechanic

Dhevils Mechanic On Free Energy Project




  1. Metode S-Lay
    Metode yang digunakan untuk instalasi di daerah perairan dangkal/Shallow water dengan kedalaman sampai dengan 500 ft. Dalam metode S-lay, yang dapat dilihat pada Gambar 1, proses pengelasan pipa dilakukan di bagian roller pada barge, sedangkan keberadaan stinger digunakan untuk membentuk overbend dan ketika pipa telah menyentuh dasar perairan maka akan membentuk sagbend. Overbend dan sag- bend pada proses ini akan membentuk seperti huruf “S” sehingga disebut metode S-lay.
    Screenshot_3.jpg
    Gambar 1. Sketsa Metode S-lay
    Dalam metode S-lay tensioner yang berada pada barge akan menarik pipa yang akan dipasang ke arah dalam dan memastikan bahwa tegangan dari semua pipa tidak melebihi tegangan izin. Dalam barge dilengkapi dengan alat pengatur tegangan pipa (tension machines), abandobmet and recovery winch, dan crane untuk mengangkat pipa.
    Dalam proses instalasi setelah pipa ditempatkan pada roller yang kemudian akan disambungkan dengan pipa melalaui proses las dalam sebuah tempat (welding stasion), dalam welding station pipa akan mengalami pengelasan, kemudian dilakukan proses pengecekan kekuatan las dengan non distucted test (NDT), setelah pipa lolos NDT maka kemudian akan dilakukan pelapisan pada sambungan / field joint coating.
  2. Metode J-Lay
    Digunakan untuk instalasi didaerah perairan intermediate dengan kedalaman 500 ft sampai dengan 1000 ft. Seperti yang terlihat pada sketsa proses J-lay pada Gambar 2, pada metode J-lay ini tidak terjadi overbend seperti yang terjadi pada metode S-lay, tidak ada stinger untuk menempatkan pipa dan pipa yang akan dilas dalam posisi mendekati vertikal yang kemudian akan diturunkan ke laut. Pada barge J-lay dilengkapi dengan tower yang digunakan untuk memposisikan pipa dan tempat penyambungan pipa.
    Screenshot_4
    Gambar 2. Sketsa Metoda J-lay
  3. Metode Reel Lay
    Digunakan untuk instalasi didaerah perairan dalam dengan kedalaman lebih dari 1000 feet. Metode reel lay merupakan metode instalasi pipa dengan cara menggulung pipa panjang pada sebuah gulungan berukuran raksasa yang kemudian pipa tersebut akan dipasang di dasar laut seperti pada pemasangan kabel bawah laut.Barge yang digunakan untuk menginstalasi pipa dilengkapi dengan gulungan (reel) raksasa yang terdapat dibagian tengah barge, dilengkapi pula dengan adanya chute yang berfungsi sebagai landasan sebelum pipa diturunkan agar pipa tidak tertekuk pada saat instalasi.Pipa yang dipakai untuk metode ini tidak diselimuti dengan beton akan tetapi pipa harus tetap didisain supaya stabil setelah proses instalasi, hal ini dimaksudkan agar pipa dapat digulung dalam reel. Adapun selimut yang digunakan untuk melindungi pipa adalah digunakan bahan yang dapat digulung tanpa mengalami kerusakan seperti seperti jenis bahan epoxy.Pada proses instalasi dengan metode ini pipa yang akan dipasang dibuat terlebih dahulu didarat kemudian akan ditarik dan digulung di reel raksasa dalam barge. Pada saat penggulungan kurfatur pipa harus didisain agar tidak mengalami buckling dan ovalisasi yang signifikan, selain itu tekukan pipa yang terjadi harus lebih kecil dari nilai leleh pipa yang digunakan.
    Screenshot_5
    Gambar 3. Sketsa Metode Reel Lay
  4. Tow Method
    Secara umum dapat digambarkan bahwa dalam tow method ini pipa akan dirakit di darat dengan masing-masing segmen antara 200-300 meter yang kemudian akan diberi akses menuju perairan melalui launching ramp atau roller yang dibangun sepanjang pantai menuju surf zone. Setelah itu segmen pipa yang telah siap (telah melewati test) ditarik ke laut dengan menggunakan barge/tow vessel yang berada 1000 meter atau lebih dari pantai. Setelah segmen pipa pertama ditarik kemudian ujung segmen yang berada di darat akan dilas dengan segmen berikutnya, sementara barge berpindah maju untuk bersiap menarik kembali. Hal ini akan dilakukan sampai panjang pipa yang direncanakan.Tow method bisa dibagi menjadi beberapa jenis yaitu, bottom tow, off-bottom tow, mid depth tow, dan surface tow. Metode ini dapat digunakan untuk instalasi pipa pada daerah laut dangkal ke laut dalam bergantung pada kebutuhan disain.
    Screenshot_6
    Bottom Tow
    Screenshot_8
    Surface Tow
    Screenshot_9
    Mid-Dept Tow
    Screenshot_10
    Off-Bottom Tow
  5. Metode Shore Pull
    Biasanya, untuk instalasi pipa dekat dengan pantai dan arahnya tegak lurus pantai digunakan teknik dengan menarik pipa dari pantai. Pipa dilas disebuah lay barge dimana pada ujung pipa pertama yang menuju darat dipasangi pull head, sebuah struktur tambahan pada pipa dengan bentuk seperti pad-eye besar yang digunakan untuk mengaitkan tali penarik dari darat.Dalam pelaksanaannya pipa disambungkan di barge yang kemudian setelah diberi pelampung  kemudian  diturunkan,  sementara  winch  menarik  pipa  dari  darat. Hal ini dilakukan sampai pipa terpasang semua, biasanya sampai dengan pipa sampai ke darat atau ujung trench yang dibuat masuk kearah darat.Berdasarkan kapasitas dari winch penarik yang digunakan, ada dua variasi dari metode shore pull, yaitu winch yang diletakan pada lay barge dan winch yang diletakan didarat.

Diambil dari berbagai sumber, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita akan dunia meknaik Oil and Gas industry.


Demikianlah Berita dari kami Pemasangan Pipa Bawah Laut Offshore

Sekianlah artikel Pemasangan Pipa Bawah Laut Offshore hari ini, semoga dapat memberi pengetahuan untuk anda semua. ok, sampai jumpa di artikel berikutnya. Terima Kasih

Anda saat ini sekarang membaca berita Pemasangan Pipa Bawah Laut Offshore dengan alamat link https://www.gensetmitsubishi.xyz/2020/02/pemasangan-pipa-bawah-laut-offshore.html

0 komentar:

Posting Komentar