Perawatan Motor Bakar Gas Caterpillar G-3512 Penggerak Compressor Ariel / Jgr 4 Nfg Mundu

Perawatan Motor Bakar Gas Caterpillar G-3512 Penggerak Compressor Ariel / Jgr 4 Nfg Mundu - Halo, kembali bersama kami gensetmitsubishi.xyz - website yang menyediakan kumpulan informasi genset terbaik dan terlengkap., Pada kesempatan hari ini kami akan membahas seputar Perawatan Motor Bakar Gas Caterpillar G-3512 Penggerak Compressor Ariel / Jgr 4 Nfg Mundu, kami telah mempersiapkan berita ini dengan benar guna anda baca dan serap informasi didalamnya. semoga seluruh isi postingan berita gas Compressor, berita perawatan Caterpillar, yang kami posting ini bisa anda mengerti, selamat membaca.

Judul Berita : Perawatan Motor Bakar Gas Caterpillar G-3512 Penggerak Compressor Ariel / Jgr 4 Nfg Mundu
good link : Perawatan Motor Bakar Gas Caterpillar G-3512 Penggerak Compressor Ariel / Jgr 4 Nfg Mundu

Baca juga


Perawatan Motor Bakar Gas Caterpillar G-3512 Penggerak Compressor Ariel / Jgr 4 Nfg Mundu


Hai teman - teman semua,ketemu lagi dengan tulisan - tulisan dhevils mechanic,kali dhevils mechanic ingin membahas tentang perwatan engine Caterpillar yang dhevils rawat pada tahun 2009 di NFG mundu, yuk ikuti terus perawatannya sepertia apa. 

Tulisan ini dhevils ambil dari tulisan KKW waktu kuliah tugas belajar perusahaan di AKAMIGAS STEM Cepu, tidak ada salahnya jika dhevils mechanic share disini sebagai penambah wawasan kita tentang perawatan engine - engine caterpillar

Sebelum lebih jauh masuk kedalam kita liat dulu spesifikasi dari engine caterpillar dengan Model G3512 ini :

Baca juga ;

Troubleshoot Genset Cat G3412 Tidak Keluar Voltase

Kehidupan Di Offshore Platform

Profile Mekanik Team Di Offshore Platform

Data-data teknis motor bakar gas Caterpillar G-3512 SI penggerak compressor nfg Mundu di Field Jatibarang.

Engine :

Model                                            :  G-3512 – SI

Serial number                               :  4 KC – 0372

Arrangement number                    :  9 Y 0752

Pabrik pembuat                             :  Caterpillar Co. Ltd, USA

Power                                            :  660 Hp, 492 KW

Hi-Idle rpm                                   :  1007 rpm

Full load rpm                                :  1250 rpm

Jumlah silinder                              :  12 silinder

Bore                                               :  170 mm (6,7 in)

Stroke                                            :  190 mm (7,5 in)

Displacement                                 :  51,8 liter (3158 Cu.in)

Compression ratio                        :  8 : 1   86 psi

Number & Arr. Of cylinder           : 60° V – 12

Jumlah valve per silinder              :  4

Valve setting intake                       : 0,51 mm (0,020 in)

Valve setting exhaust                    : 1,02 mm (0,040 in)

Type of Combustion                      :  Spark Ignition

Firing order                                  :  1 – 12 – 9 – 4 – 5 – 8 – 11 – 2 – 3 – 10 – 7 – 6

Crankshaft rotation                      :  Counter clockwise

Ignition timing                              :  23 ° BTC

 

Compressor :

Manufacture                                 :  Ariel

Type                                            :  Jgr / 4

Frame seri                                 :  F 8722

Stroke in                                    :  4-1/4

Maximun Rated Speed               :  1200

Minimun Rated Speed                :  600

Maximum Total Rod load           :  32000

Coupling                                        :  Thomas Flexible coupling


Seperti halnya perawatan perawatan motor bakar pada umumnya, jenis perawatan motor bakar di Nfg Mundu field jatibarang sama seperti yang dilakukan di unit-unit lain guna menunjang kelancaran operasi dan produksi. 


 Pemeliharaan rutin (Routine Maintenance) 

Disini yang kita maksud adalah untuk mencegah terjadinya kerusakan serta tetap mempertahankan motor bakar pada kehandalan semula, sehingga pemeliharaan ini dilakukan setiap saat dan setiap hari. Kegiatan ini meliputi : 

- Periksa sekeliling motor bakar (Work around Inspection), agar kalau terjadi kelainan pada motor bakar bias secepatnya diketahui dan diambil tindakan pencegahan agar tidak terjadi hal yang lebih patal. 

- Periksa level oil serta kekentalan minyak pelumas, apabila levelnya kurang agar kita tambah. 

- Periksa air Radiator dan cek secara visual kondisi radiator, kalau air radiator kurang agar segera kita tambah. Kalau terjadi kebocoran pada radiator agar segera kita perbaiki. 

- Periksa tekanan oli yang masuk dan keluar (Oil differential pressure), agar bias dipastikan kerja Oil pump dan Oil line bekerja dengan baik. 

- Periksa Temperatur air pendingin pada engine, (Water Jacket Temperature), agar bisa dipastikan kerja oil coolerbekerja dengan baik. 

- Periksa kalau terjadi getaran yang berlebihan pada engine. 

- Periksa pelumas pada starter udara (air starter lubricator). 

- Pembersihan pada sekeliling unit serta elemen-elemen lain. 


Pemeliharaan periodik (Periodic Maintenance) 

Adapun pemeliharaan atau perawatan yang dilakukan secara periodik atau dalam jangka waktu tertentu, misalnya setiap hari, setiap 1000 (seribu jam) jam, 2000 (dua ribu) jam, setiap 6 bulan, setiap 12 bulan. Sebagai contoh : 

· Pemeliharaan setiap 1000 (seribu) Jam Operasi 

Pada pemeliharaan 1000 jam operasi yang dilakukan antara lain : 

- Mengambil minyak pelumas motor untuk dianalisis 

- Mengganti air pendingin dan diberi inhibitor 

- Membersihkan saringan udara 

- Mengganti minyak pelumas motor bakar 

- Membersihkan filter pernapasan motor bakar. 

- Mengganti filter minyak pelumas motor bakar 

- Membersihkan dan menyetel busi 

- Membersihkan saringan udara 

- Periksa, bersihkan saringan bahan bakar dang anti bila sudah rusak 

- Menambah minyak pelumas pada sistem starting 

- Melumasi linkage actuator 

- Memeriksa tali kipas radiator dan menyetel serta ganti baru bila sudah rusak 

- Melumasi bearing fan radiator 

- Memeriksa dan memperbaiki seluruh bagian motor yang terlihat bilamana ada kebocoran atau yang tidak normal 

- Jalankan pompa minyak pelumas awal motor bakar (prelube oil pump) 

- Menghidupkan dan membebani motor bakar pada operasi normal 

- Periksa kembali seluruh bagian motor dan perbaiki bila ada yang tidak normal 

· Pemeliharaan setiap 3000 (tiga ribu) Jam Operasi 

Pada pemeliharaan 3000 jam operasi yang dilakukan antara lain : 

- Melaksanakan pekerjaan pemeliharaan 1000 jam operasi 

- Mengecek dan menyetel kerenggangan katup (Clearence valve) 

- Membersihkan bagian luar core radiator 

- Memeriksa Turbocharger dan perbaiki bila rusak 

- Check timing pembakaran motor bakar 


· Pemeliharaan setiap 15.000 (Lima belas ribu) Jam Operasi (Top Overhaul) 

Pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan 15.000 jam operasi merupakan pekerjaan yang bertujuan untuk mengembalikan Performance engine pada keadaan semula. Adapun pkerjaan-pekerjaan pada pemeliharaan 15.000 jam operasi adalah : 

- Merekomendasikan semua kepala silinder (cylinder head) 

- Merekomendasikan turbocharger, pompa air pendingin, karburator, aftercooler, oil cooler, gas fuel regulator dan motor starter. 

- Memeriksa dan membersihkan thermostat air pendingin (water temperature regulator) bila rusak ganti dengan yang baik. 

- Lakukan pekerjaan pemeliharaan 3000 jam operasi. 


· Pemeliharaan 30.000 Jam Operasi (General Overhaul) 

Pemeliharaan general overhaul memiliki sasaran adalah untuk mengembalikan unjuk kerja motor bakar sesuai standard dengan memperbaharui bagian motor bakar dari front engine, upper engine, central engine, lower engine dan semua bagian motor yang telah aus, sehingga motor bakar akan beroperasi secara optimal. 


 Preventive Maintenance 

Yaitu suatu kegiatan pemeliharaan yang dilakukan untuk mencegah timbulnya kerusakan yang tidak diinginkan dan diharapkan supaya dapat mempertahankan motor bakar pada kehandalan semula, hampir sama dengan pemeliharaan periodik tetapi Preventive maintenance lebih ditekankan pegecekan ulang pada performance motor bakar yang telah ditentukan sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan semua pihak. Adapun pemeliharaan yang dilakukan adalah sebagai berikut : 

- Periksa dan ukur clearence valve intake and exhaust 

- Bersihkan dan ukur kerenggangan busi. 

- Bersihkan air cleaner 

- Mengecek viscositas pelumas 

- Periksa dan bersihkan diapram carburator, ganti bila rusak 

- Periksa dan bersihkan diapram regulator gas fuel, ganti bila rusak 

- Periksa dan ukur clearance turbocharger antara blade compressor dan housing air cleaner 

- Test running 

- Ukur Differential pressure antara fuel gas dan udara masuk sebesar 5 inch H2o, dengan cara menyetel pada gas fuel regulator sehingga didapat perbandingan yang pas antara gas fuel dan udara masuk (Test dilakukan pada saat motor bakar dalam keadaan hidup). 


 Predictive Maintenance 

Untuk dapat melaksanakan pemeriksaan motor bakar, pada saat dimana peralatan ini benar-benar sudah memerlukan pemulihan kehandalan kerja ke tingkat semula, maka sangatlah diperlukan data yang sangat akurat. Dari data tersebut maka kita peroleh kesimpulan untuk melakukan pemeliharaan berkala selanjutnya ataupun perbaikan menyeluruh. Adapun untuk memperoleh data tersebut, misalnya : 

· Contoh pelumas yang diambil, dan diperiksa di laboratorium 

· Temperature saat beroperasi, misalnya : 

- Temperature air pendingin, walaupun radiator telah dibersihkan tetapi suhu air pada motor bakar tinggi. Kemungkinan disebabkan terjadinya penumpukan kerak atau Lumpur yang disebabkan oleh air itu sendiri. 

- Temperature oli pelumas, bisa disebabkan karena pelumas itu sendiri yang sudah waktunya untuk diganti. Atau disebabkan terjadinya gesekan maximum dan oil cooler yang tidak mendinginkan sempurna. 

- Cylinder temperature, di engine G-3512 tidak seperti engine seri sebelumnya di engine ini sudah terpasang cylinder temperature. Dari data cylinder temperature tersebut kalau terjadi penurunan temperature kita simpulkan bahwa terjadi penurunan pada sistem pembakaran, atau adanya kebocoran pada cylinder seperti valve dan ring piston yang aus. 

· Suara getaran, gaduh sangat tinggi, berarti sudah terjadi gesekan yang maximum antara elemen yang berputar atau yang bergerak translasi, contoh antara lain : 

- Piston Rod Locknut ( kendor ). 

- Main bearing, conrod bearing dan journal bearing sudah aus. 

- Fan radiator bearing rusak. 

- Clearence cylinder valve intake dan exhaust terlalu besar. 

- Coupling antara engine dan yang digerakkan rusak. 

- Baut skid pada engine kendor. 

Berdasarkan perawatan secara predictive maintenance ini, dapat kita prediksi umur komponen pada motor bakar dan akibat yang akan timbul dari persoalan tersebut, sehingga dapat disimpulkan langkah apa yang semestinya kita ambil. 


 Break Down Maintanance 

Adalah kegiatan perbaikan pada motor bakar atau yang digerakkan oleh motor bakar tersebut, dikarenakan terjadi suatu kerusakan atau kelainan pada komponen sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik, serta tidak sesuai hasil yang diharapkan dan engine shut down. Oleh sebab itu perawatan seperti ini disebut reparasi


Demikianlah Berita dari kami Perawatan Motor Bakar Gas Caterpillar G-3512 Penggerak Compressor Ariel / Jgr 4 Nfg Mundu

Sekianlah artikel Perawatan Motor Bakar Gas Caterpillar G-3512 Penggerak Compressor Ariel / Jgr 4 Nfg Mundu hari ini, semoga dapat memberi pengetahuan untuk anda semua. ok, sampai jumpa di artikel berikutnya. Terima Kasih

Anda saat ini sekarang membaca berita Perawatan Motor Bakar Gas Caterpillar G-3512 Penggerak Compressor Ariel / Jgr 4 Nfg Mundu dengan alamat link https://www.gensetmitsubishi.xyz/2020/04/perawatan-motor-bakar-gas-caterpillar-g.html

0 komentar:

Posting Komentar